•• Berhati-hatilah dengan pikiranmu, karena akan menjadi perkataanmu.
•• Berhati-hatilah dengan perkataanmu, karena akan menjadi perbuatanmu.
•• Berhati-hatilah dengan tindakkanmu, karena akan menjadi kebiasaanmu.
•• Berhati-hatilah dengan kebiasaanmu, karena akan menjadi karaktermu.
Semoga ALLAH senantiasa membimbing kita menuju kebahagiaan hidup yang hakiki, yang berakal, berakhlak, dan berbudi pekerti mulia seperti yang dicontohkan oleh baginda kita, Rasulullah Muhammad Saw. aamiin.
Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca catatan ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
AMIIIN YAA RABBAL 'ALAMIIN
Bani Ngadilan
Minggu, 06 Oktober 2013
Ustadz K.H. Muhammad Arifin Ilham wrote:
Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu.
sahabatku mengapa org beriman tdk mudah sakit hati ta'kala dihina, diumpat & difitnah,
"Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dg rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menghina mereka, mereka membalas dg ucapan doa “Salam" (QS Al Furqon 63).
karena,:
1. Sadar hidup ini ujian,
2. Dg sabar meraih ampunan dosa,
3. Diangkat derazatnya krn sabarnya,
4. Dosa & sial kembali pd si penghina,
5. Membakar amal ibadah si penghina,
6. Ingat tdk ada yg tdk dibalas diakhirat kelak,
7. Doa mustajab krn dizolimi, 8. Hinaan membuat org beriman muhasabah diri,
9. Potensi diri orang beriman untuk amal sholeh bukan melayani si penghina,
SubhanAllah. So pantaslah orang beriman itu "as saiid" manusia tertenang dari goncangan dunia sebentar ini, alhamdulillah. Jangan lupa sebelum tidur berwudhu, berzikir, berdoa dan berazam untuk sholat malam, sahabatku. Rehat dulu ya...
Allahumma ya Allah hiasilah hidup kami dg kearifan bersikap dan kemuliaan akhlak...aamiin.
dari Ibnu 'Abbas Radhiyallahu 'anhuma bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda
"Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh
Allah daripada hari-hari ini, yaitu 10 hari dari bulan Dzulhijjah"
Mereka bertanya "Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?"
Beliau menjawab "Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang
keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali
dengan sesuatu apapun" (HR Bukhari)
"Berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari Allah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya" (HR Muslim)
"Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat
kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka
perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid" (HR Ahmad)
"Rasulullah saw biasa berpuasa pada sembilan hari awal bulan Dzulhijah.." (HR Ahmad, Abu Dawud, Baihaqi)
1 Dzulhijjah 1434H = 06/10/13 artinya Ied Adha 1434H (10 Dzulhijjah)
bertepatan 15/10/13 | berarti hari Arafah jatuh di 14/10/13
Langganan:
Postingan (Atom)